Jumat, 03 Agustus 2018

Cat Lovers Gonna Be Everywhere

koleksi pribadi
Saya paling hobi mengambil jalan tembus dari Karang Anyar ke Bina Putra untuk menuju Banjarmasin. 

Belok kiri menuju Bina Putra ada bak sampah gede dan ada dua kucing kampung berada deket situ. Mereka berdua sebenarnya lagi ketiban rejeki dry food.  Ada cat lovers yang sedekah dry food untuk mereka.

Ngeliat ekspresi tu kucing berdua, berasa geli sendiri. Satunya asik menikmati dry food, eh yang satunya cuma mandangiiin tu makanan.  

Aku coba nebak isi pikiran yang cuma mandangin makanannya itu.

"Eemm, jelas bukan ikan ini, tapi kok baunya mirip ikan. Udah gitu kok krenyes-krenyes? Meragukan nih buat dimakan.." Hehehe gitu kali ya.

Rabu, 18 Juli 2018

Acer Day 2018 Attack Banjarmasin dengan Meluncurkan Swift 3 dan Berbagai Laptop Gaming Terbaru

Siapa sih yang tak kenal brand Acer? Acer begitu populer dengan produk laptopnya.  Saya sendiri hingga kini masih menggunakan laptop Acer untuk mengerjakan aktivitas saya sebagai penulis & blogger.

Ternyata secara resmi Acer pada tanggal 16 Juli 2018 barusan mengumumkan Acer Day 2018 
( berlangsung selama 16 Juli – 18 September 2018).  Momen spesial ini  digelar serentak di 12 negara di Asia Pasifik & di 8 kota besar di Indonesia.  Kota Banjarmasin adalah salah satunya.

Acer Day 2018 Launching di Banjarmasin - 16 Juli 2018 (foto koleksi pribadi)

I feel so special bisa menghadiri acara yang digelar oleh Acer di Intro Jazz Bistro Cafe, Hotel Tree Park, Banjarmasin, Senin, 16 Juli lalu bersama teman-teman dari komunitas bloggerSpecialnya adalah karena bisa secara langsung mendapatkan berbagai informasi tentang Acer Day ini! Selain itu bisa kepoin langsung tentang produk terbaru Acer yaitu Swift 3 & Aspire 3 berprosesor AMD Ryzen Series 3,5,7 juga Nitro 5 berprosesor Intel Core generasi ke 8. 

Selasa, 03 Juli 2018

MUDIK PUN PERLU KOSMETIK AMAN

<Singgah di sebuah mini market dalam perjalanan mudik>
Lebaran rasanya tak afdol bila nggak kumpul bareng keluarga besar.  So, mudik pun jelas harus nih.  Waktu tempuh antara kota tempatku tinggal dengan rumah orang tuaku lumayan tidak terlalu lama, kira-kira 1 jam perjalanan. Jarak yang ditempuh pun sekitar 33 km, tapi tetap bisa dibilang mudik, kan?  Aku bersama suami & anak tinggal di kota Banjarmasin yang juga dikenal sebagai kota Seribu Sungai. Sedangkan orangtua & adikku di kota Banjarbaru.  Kedua kota ini sama berada di provinsi Kalimantan Selatan. Saat mudik, kami stay di Banjarbaru sekitar seminggu lebih.  

Selama di perjalanan, walaupun hanya memakan 1 jam tentu tidak asyik bila acara perjalanan mudik tanpa ditemani cemilan.  Demikian halnya saat berkumpul dengan keluarga pun baik dalam perjalanan maupun sesampai di kota tujuan mudik tentunya wajib menyantap makanan yang sehat & halal. Inilah pentingnya #panganamanmudik.   Jangan sampai ya kita tiba-tiba terserang penyakit pada pencernaan akibat salah makan di saat mudik.  

Apalagi di zaman digital saat ini sudah tak sulit lagi untuk mencek keamanan pangan yang kita konsumsi.  Khususnya, cemilan & makanan instan siap saji dalam kemasan.  Tinggal #cekklikbpom, Badan Pengawas Obat & Makanan Republik Indonesia telah menyiapkan fitur-fitur praktis bagi masyarakat untuk mengetahui keamanan dari pangan dan obat-obatan (temasuk jamu & kosmetik).

Rabu, 20 Juni 2018

ADA YANG HILANG DALAM ‘HUJAN’

(*backsound: Bunyi gerimis jatuh dari langit dengan irama yang serempak. Membasahi pepohonan, rerumputan,  jalanan  dan apapun  yang menantang tanpa teduh – Banjarbaru, 6 Syawal 1439 Hijriyah.

“Apa yang hendak kamu lupakan, Lail?”
“Aku ingin melupakan hujan.”

(petikan dialog antara Elijah seorang psikolog & Lail, saat Lail memutuskan ingin menghapus ingatannya tentang Esok / Soke Bahtera; lelaki yang telah menjadi malaikat bagi Lail usai gempa yang melanda kota  dan merenggut keluarga mereka)


Sabtu, 16 Juni 2018

Serempak Edukasi Pemberdayaan Ekonomi Digital Perempuan Banua



Serempak (Seputar Perempuan & Anak) Roadshow menjadikan Banjarmasin sebagai kota kedua di tahun 2018 dalam program pemberdayaan perempuan dengan mengangkat tema : 

“Serempak dalam Wadja Sampai Kaputing Meningkatkan Ekonomi Keluarga.” 

Acara ini adalah program dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak dan diselenggarakan oleh Indonesia Women IT Awareness (IWITA), bertempat di UIN Antasari, auditorium Mastur Jahri, Banjarmasin pada hari Jumat, 8 Juni 2018.

UIN Antasari sebagai tuan rumah menyambut baik acara tersebut.  Turut hadir Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan  & Kerjasama UIN Antasari, ibu Dr. Hj. Nida Mufidah,M.Pd.  Usai memberikan sambutan, mewakili UIN Antasari, beliau menandatangani Mou untuk kerjasama ‘melek digital’ bagi perempuan Banua karena program ini termasuk dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi dan bersifat kontinyu.

Ibu Martha Simanjuntak selaku founder IWITA memaparkan akan pentingnya bagi perempuan untuk mendapatkan edukasi di bidang IT.  Apalagi dalam keseharian, perempuan tak lepas dari gawainya. Ia pun memperkenalkan portal Serempak.id yang dapat diakses melalu gawai maupun komputer dan dapat dimanfaatkan oleh para perempuan dengan sebaik-baiknya.  Portal ini tidak saja menerima kontribusi berupa artikel tapi juga tulisan mengenai berbagai produk mikro industri -UMKM yang diproduksi oleh masyarakat khususnya para perempuan.  Hal ini diharapkan akan membantu pemberdayaan perempuan terkait meningkatkan ekonomi keluarga  di era digitalisasi.


Serempak roadshow kali ini dihadiri oleh empat pemateri yaitu Dina Aprilia, M.Psi. Psikolog selaku Ketua PSTPI (Pusat Studi Terapan Psikologi Islam) FUH UIN Antasari yang menjelaskan banyak hal mengenai peran & pemberdayaan perempuan.  

Kemudian Dewi Widya Ningrum –penulis & spesialis konten, ia menjelaskan banyak hal mengenai fungsi berbagai aplikasi digital baik sosial media maupun toko digital yang tersedia untuk dimanfaatkan dalam meningkatkan ekonomi keluarga. 

Dilanjutkan oleh Iwan Fitriadi, Kepala Dinas PPPA Banjarmasin, beliau banyak menjelaskan fenomena & problematikanproblematika perempuan dan anak di kota Banjarmasin. 


Lalu ditutup oleh Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Kemen PPPA, Ratna Susianawati, SH.MH.  Beliau sangat mendukung akan edukasi melek digital ini agar perempuan Banua dapat mengisi era digitalisasi dengan memanfaatkan internet dalam hal meningkatkan ekonomi keluarga.



Acara yang dihadiri puluhan peserta baik laki-laki maupun perempuan namun mayoritas adalah perempuan, juga diselingi games serta berbagailomba. Para peserta pun tampak antusias untuk ikut serta. Menjelang siang, acara pun berakhir dan ditutup dengan foto bersama narasumber & peserta acara.


Senin, 11 Juni 2018

Ramadan Bersih Sehat, Bebas Worry bersama Hijup & Softex Daun Sirih





Tepat 1 Juni 2018 yang lalu dan ternyata juga bersamaan dengan hari ke 16 di bulan Ramadan 1439 Hijriah, HIJUP yaitu e-commerce dengan konsep online mall bersama Softex Daun Sirih bikin acara Meet Up Bloggers nih, Moms & Gals! Udah gitu tempatnya cozy pula, yaitu di Sante Coffee, Hotel Mercure, Banjarmasin.  Sekitar jam 4 sore acara pun dimulai & dibuka langsung oleh mbak Maya selaku MC sekaligus host. Ruangan Sante Coffee pun dipadati sekitar 50 peserta – all is female bloggers- dan mereka begitu antusias hadir pada acara tersebut.    Wih, keren!

Rabu, 02 Mei 2018

Conjunctivitis Attack!

Sabtu sore, saat menjemput ananda dari asrama sesuai jadwal liburnya ternyata dia mengeluh sakit mata.
Kelopak mata kanannya agak membengkak dan matanya pun memerah. Waktu itu baru satu mata yang nampak radang. 
"Ketularan sakit mata, Mi. Teman-teman yang lain juga ada yang tertular.  Jadi hari ini Vici nggak ikut berenang. Istirahat seharian," cerita ananda saat itu.

Begitu sampai di rumah dan mendrop  ananda plus barang -  barang  bawaan , aku pun cuuss  ke mini market membeli tetes mata khusus untuk mata radang merek V****e. H arganya sekitar Rp.15.000'an.Selain itu sambil googling juga nih nyari info tentang sakit mata menular , supaya bisa ambil tindakan segera untuk ke dokter mata atau nggak.